TUGAS 5
SISTEM BERKAS
Makalah
Organisasi Berkas Indexed Random
Makalah
Organisasi Berkas Indexed Random
Disusun oleh :
Nama : Nur Sa'idah
NIM : 121051077
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AKPRIND
YOGYAKARTA
2015
Pengertian
Berkas Indeks Sequential Organisasi berkas indeks sequential adalah berkas /
file yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat diakses secara sequential
maupun secara direct (langsung) atau kombinasi keduanya, direct dan sequential.
Penyimpanan ataupun penulisan character demi character yang ada didalam
external memory, harus diatur sedemikian rupa sehingga komputer bisa dengan
mudah menemukan kembali data-data yang tersimpan didalamnya. Aturan inilah yang
kemudian dikenal sebagai organisasi file. Dalam hal ini, dikenal ada beberapa
metoda, yaitu: Sequential File, Random File dan Index Sequential File.
a.
Sequential
File
Sequential
file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data
yang dilakukan secara berurutan. Dalam hal ini, data yang ada akan disimpan
sesuai dengan urutan masuknya. Data pertama dengan nomor berapapun, akan
disimpan ditempat pertama, demikian pula dengan data berikutnya yang juga akan
disimpan ditempat berikutnya. Dalam melakukan pembacaan data, juga akan
dilakukan secara berurutan, artinya, pembacaan akan dimulai dari data paling
awal dan dilanjutkan dengan data berikutnya sehingga data yang dimaksud bisa
diketemukan.
b.
Random
File
Random file merupakan suatu cara ataupun suatu
metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara random atau
langsung. Dengan demikian, random file juga disebut sebagai Direct Access File
(Bisa dibaca secara langsung). Dalam hal ini, tempat penyimpanan data sudah
diatur sedemikian rupa, sehingga setiap data akan tersimpan didalam
tempat-tempat yang telah ditentukan sesuai dengan nomor data yang dimiliki-nya.
c.
Index
Sequential File Index Sequential
File
merupakan perpaduan terbaik dari teknik sequential dan random file. Teknik
penyimpanan yang dilakukan, menggunakan suatu index yang isinya berupa bagian
dari data yang sudah tersortir. Index ini diakhiri denga adanya suatu pointer
(penunjuk) yang bisa menunjukkan secara jelas posisi data yang selengkapnya.
Index yang ada juga merupakan record-key (kunci record), sehingga kalau record
key ini dipanggil, maka seluruh data juga akan ikut terpanggil. Untuk
penyimpanan dan pembacaan data secara sequential, dapat dilihat rekaman lagu
yang tersimpan pada kaset.
Untuk
mendengarkan lagu kelima, kita harus melalui lagu kesatu, dua, tiga dan empat
terlebih dahulu. Pembacaan seperti inilah yang disebut sebagai sequential atau
berurutan.
Apabila
lagu-lagu yang ada kemudian disimpan didalam compack-disk, maka untuk mendengar
kan lagu yang ke-lima bisa langsung dilakukan (dibaca secara random). Disamping
itu, dengan compack-disk juga bisa dilakukan pembacaan secara berurutan atau
sequential. Compack-disk menyimpan lagu secara random.
Untuk
penyimpanan data dengan menggunakan teknik index sequential ini, kita bisa
mengibaratkan dengan melihat daftar isi pada sebuah buku. Pada bagian disebelah
kiri disebut sebagai index data yang berisi bagian dari data yang ada. Index
data kemudian diakhiri dengan pointer yang menunjukkan posisi keseluruhan isi
data.
Sebuah
data yang terdiri Nomor, Nama, NL1, Nl2, dan NL3 bisa disimpan dengan
menggunakan Nomor sebagai Index. Apabila data tersebut dicetak, maka akan
dihasilkan suatu data yang berurutan berdasar Nomor. Nomor yang ada akan
tersusun dengan urutan dari kecil keurutan yang lebih besar.
Dari
data yang ada, juga bisa dibuat Nama sebagai Index. Apabila data tersebut
dicetak, maka akan dihasilkan suatu data yang berurutan berdasar Nama. Nama
yang ada akan tersusun dengan urutan dari kecil keurutan yang lebih besar.
Pulung yang memiliki abjad terkecil, akan menempati posisi pertama dan Rino
pada posisi terakhir.
Gambar
yang ada menunjukkan bagaimana record data nilai disimpan didalam media disk
ataupun disket dengan menggunakan teknik index sequential. Index data akan
dibaca pertama kali oleh computer dan dikarenakan didalam index data juga
terdapat address maka data yang dicari bisa segera diketemukan.
Sesuai
dengan sifat media yang dimilikinya, maka pada sebuah pita magnetic tape, hanya
bisa menyimpan data secara sequential. Dengan demikian, cara pembacaan yang
dilakukan juga hanya secara sequential, yaitu berurutan satu persatu sampai
nomor record yang dikehendaki diketemukan.
Dengan
menggunakan Direct Access Methode (metode pembacaan/penulisan secara langsung),
maka, record yang tersimpan didalam sebuah disket, Hard-disk, CD ROM ataupun
Laser-Disk dapat di-access secara langsung dengan tanpa harus membaca seluruh
data yang dimilikinya.
Access
dengan menggunakan methoda Index-sequential juga dapat dilakukan oleh media
ini. Dengan melakukan access pertama kali pada key-field yang ada, maka akan
diketemukan record yang dituju. Data yang sudah terekam dalam methoda
index-sequential juga dapat dilakukan pembacaan secara sequential. Key-field
akan dibaca pertama kali secara sequential, dan untuk selanjutnya record yang
dituju akan diketemukan.
Struktur Pohon
Sebuah
pohon (tree) adalah struktur dari sekumpulan elemen, dengan salah satu
elemennya merupakan akarnya atau root dan sisanya yang lain merupakan
bagian-bagian pohon yang terorganisasi dalam susunan berhirarki dengan root
sebagai puncaknya.
Contoh
:
Secara
rekursif suatu struktur pohon dapat didefinisikan sebagai berikut : Ø Sebuah
simpul tunggal adalah sebuah pohon. Ø Bila terdapat simpul n, dan beberapa sub
pohon T1, T2, ..., Tk, yang tidak saling berhubungan, yang masing-masing
akarnya adalah n1, n2, ..., nk, dari simpul / sub pohon ini dapat dibuat sebuah
pohon baru dengan n s
Pohon Biner
Salah
satu tipe pohon yang paling banyak dipelajari adalah pohon biner. Pohon Biner
adalah pohon yang setiap simpulnya memiliki paling banyak dua buah cabang /
anak. (1) (2) (3) (4) (5)
Adapun
jenis akses yang diperbolehkan, yaitu :
Ø Akses Sekuensial
Ø
Akses Direct
Sedangkan
jenis prosesnya adalah :
Ø
Batch
Ø
Interactive Struktur Berkas Indeks sekuensial
Ø
Indeks ® Binary Search Tree
Ø
Data ® Sekuensial
Implementasi Organisasi Berkas Indeks
Sequential
Ada
2 pendekatan dasar untuk mengimplementasikan konsep dari organisasi berkas
indeks sequential :
Ø
Blok Indeks dan Data (Dinamik)
Ø
Prime dan Overflow Data Area (Statik)
Kedua
pendekatan tersebut menggunakan sebuah bagian indeks dan sebuah bagian data,
dimana masing-masing menempati berkas yang terpisah.
Alasannya
: Karena mereka diimplementasikan pada organisasi internal yang berbeda.
Masing-masing berkas tersebut harus menempati pada alat penyimpan yang bersifat
Direct Access Storage Device (DASD).
Blok
Indeks Dan Data
Pada pendekatan ini kita menyusun data dengan
lebih memperhatikan ke data yang bersifat logik, bukan fisik, jadi berkas
indeks dan berkas data diorganisasikan dalam blok.
-
Berkas indeks mempunyai struktur tree
-
Berkas data mempunyai struktur sequential
dengan ruang bebas yang didistribusikan antar populasi record.
Pada
gambar tersebut ada N blok data dan 3 tingkat dari indeks. Setiap entry pada
indeks mempunyai bentuk (nilai key terendah, pointer), dimana pointer menunjuk
pada blok yang lain, dengan nilai key-nya sebagai nilai key terendah. Setiap
tingkat dari blok indeks menunjuk seluruh blok, kecuali blok indeks pada
tingkat terendah yang menunjuk ke blok data.
Prime dan Overflow Data Area
Pendekatan lain untuk mengimplementasikan
berkas indeks sequential adalah berdasarkan struktur indeks dimana struktur
indeks ini lebih ditekankan pada karakteristik hardware (fisik) dari
penyimpanan, dibandingkan dengan distribusi secara logik dari nilai key.
Indeksnya
ada beberapa tingkat, misalnya tingkat cylinder indeks dan tingkat track
indeks. Berkas datanya secara umum diimplementasikan sebagai 2 berkas, yaitu
prime area dan overflow area.
Misalnya setiap cylinder dari alat penyimpanan
mempunyai 4 track. Pada berkas binatang ada 6 cylinder yang dialokasikan pada
prime data area. Track pertama (nomor 0) dari setiap cylinder berisi sebuah
indeks pada record key dalam cylinder tersebut.
Entry
pada indeks ini adalah dalam bentuk : nilai key terendah, nomor track Dalam
sebuah track data, tracknya disimpan secara urut berdasarkan nilai key.Tingkat
pertama dari indeks dalam berkas indeks dinamakan master indeks. Entry pada
indeks ini adalah dalam bentuk : nilai key tertinggi, pointer Tingkat kedua
dari indeks dinamakan cylinder indeks. Indeks ini berisi pointer pada berkas
prime data dan entry-nya dalam bentuk : nilai key tertinggi, nomor cylinder
Permintaan untuk mengakses data secara sequential akan dilayani dengan
mengakses cylinder dan track dari berkas data prime secara urut. Misal setiap
track dari berkas prime data mempunyai ruang yang cukup untuk menampung 5
record (jika penyisipan dan penghapusan terhadap berkas dilakukan, maka akan
dibentuk padding).
DAFTAR PUSTAKA
http://deagestano.blogspot.com/2009/11/organisasi-berkas-indeks-sequential.html
http://anidotnet.blogspot.com/2009/11/organisasi-berkas-indeks-sequential_01.html
https://www.academia.edu/6658348/SISTEM_BERKAS
https://www.google.co.id/url?

No comments :
Post a Comment